Categories

Contact Person

">
Showing posts with label Kaos Polos. Show all posts
Showing posts with label Kaos Polos. Show all posts

Friday, 15 March 2013

Mengenal Jenis Jenis Sablon



1. Rubber
Yang paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. Untuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama.
yang ini favorid agan-agan di FJB

2. Pigmen
Ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam kain.

3. Plastisol
Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan sinar infra merah.

4. Glow in the dark
Cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol.

5.Reflektif
Cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M.

6. Discharge
Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan.

7. Flocking
Cat dengan bentuk jadi seperti beludru.

8. Foam atau cat timbul
Di dunia garment international biasa disebut dengan puff print. Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.

Perbedaan cotton combed 20s,24s,30s Pada Kaos


Cotton Combed 20S, 24S, 30S, Dan 40S Pada Kaos?

Bagi kita yang sering jual beli online kemungkinan pernah membeli kaos atau t shirt. Nah pernahkah Anda menemukan bahwa saat si penjual menawarkan kaosnya, mereka sering memberi penjelasan bahwa kaosnya menggunakan bahan Cotton Combed 24s atau cotton combed 30s ? Nah apakah Anda sudah mengerti istilah Cotton Combed 20s, 24s, 30s, atau 40s. Apa arti Cotton Combed dan angka-angka tersebut?


Cotton Combed :
Serat benang lebih halus. Maksudnya combed itu adalah proses pemilahan kapas dengan cara disisir atau comb. Hasilnya bukan tampak serat lebih halus tapi serat kapas yang lebih panjang dan jarang ada nap (sambungan kapas dalam pilinan benang). Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata.


Angka-Angka :
Secara umum, semakin kecil angka yang tertera semakin tebal bahan kaos yang dimaksud. Walaupun demikian, tidak ada standar yang pasti di antara para produsen bahan katun, sehingga Cotton Combed 20s dari produsen A bisa berbeda ketebalannya dengan bahan Cotton Combed 20s dari produsen B atau C.

Angka 20, 24, 30, dan 40 mengacu pada tipe benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kaos. 

Benang 20 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 180 – 220 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal (single knit). 

Benang 24 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 170 – 210 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal (single knit). 

Benang 30 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 140 – 160 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 210 – 230 gr/m2. 

Benang 40 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 110 – 120 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal (single knit). Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 180 – 200 gr/m2.

Akhir akhir ini untuk kaos distro sudah beralih ke cotton combed 30s dan 40s, karena bahan yang sangat nyaman di pakai dan bahan yang lebih tipis.