Categories

Contact Person

">
Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Monday, 18 March 2013

Tips Mencuci dan Merawat Kaos


Tips Mencuci dan Merawat Kaos

Ada banyak cara merawat kaos kesayangan Anda, berikut ini adalah beberapa Tips mencuci dan merawat kaos:

1. Jangan Direndam Terlalu Lama. Jangan merendam kaos Anda terlalu lama. Usahakan untuk kaos yang baru pertama kali dicuci tidak direndam lebih dari 10 menit, dan untuk kaos lama tidak lebih dari 30 menit. Jangan pula rendam kaos dalam air dengan deterjen berlebihan, karena deterjen berlebih dapat mengakibatkan sablonan pada kaos cepat rusak/berubah warna.

2. Pisahkan Saat Dicuci. Pisahkan kaos anda dengan pakaian lain (agar sablon kaos atau sablon digital tidak mudah rusak), khusunya yang berwarna kuat seperti hitam, merah, dsb dengan kaos berwarna putih. Hal ini guna mencegah seandainya warna kuat tersebut luntur tidak mengakibatkan kaos kesayangan anda terkena dampaknya. Pisahkan jua antara pakaian yang kotor dengan yang kurang kotor agar kotoran tidak berpindah.

3. Jangan Disikat. Kaos berbahan cotton memiliki tekstur kain yang lembut. Hindari menyikat kaos tipe ini, karena dapat merusak tekstur kain. Hindari juga kucekan dan perasan yang kuat karena selain merusak pori-pori juga dapat merusak permukaan sablon.

4. Jemur Terbalik dan tidak terkena sinar matahari langsung. Tahukan anda bahwa sinar matahari berlebih dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon anda memudar. Untuk mencegahnya jemur kaos anda dengan posisi terbalik. Bagian dalam menghadap keluar, dan bagian yang bersablon didalam.

5. Hindari Pemutih.Hindari mencuci kaos bersablon dengan pemutih/detergen yang mengandung pemutih. Hal ini karena reaksi kimia pemutih dapat mengakibarkan sablon menjadi luntur/terkelupas. Disampoing itu juga membuat kaos lebih cepat tipis dan kasar.

6. Setrika, sebaiknya selalu setrika setelah dicuci-jemur. Pastikan menyetrika baju dalam keadaan kering, jangan menyetrika pada bagaian gambar (sambloanan). Atur juga agar posisi panas setrika anda pada posisi sedang. Atau bisa juga menyetrika dalam kondisi kaos di balik.

7. Noda. Apabila kaos kesayangan anda terkena noda, segera cuci pada bagian yang bernoda. Gunakan shampoo/detergen, oleskan pada bagian noda. Gosok dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda menghilang.

8. Bukan Untuk Tidur. Agar kaos anda awet hindari menggunakannya untuk tidur. Mengapa? karena kaos akan menjadi cepat kotor khususnya di bagian leher. Saat anda tidur sadar atau tidak anda berkeringat. Kombinasi keringat dan kotoran debu pada seprai akan mengakibatkan kaos kotor.

Perkembangan Distro Di Indonesia


Distro sudah menjadi sebuah fenomena baru yang hadir khususnya di kota-kota besar di Indonesia. Keberadaan distro menjadi sebuah tren setter untuk menghadirkan gaya busana remaja dan anak muda dengan berbagai macam keunikan dan kelebihannya. Mengamati perkembangan distro di kota besar ibarat kita mengamati deret hitung yang setiap tahun selalu mengalami peningkatan yang cukup pesat. Di Surabaya sendiri saat ini sudah ada banyak Distro yang bisa kita temui, bahkan mereka hadir disetiap sudut kota dengan berbagai macam produk busana yang dibutuhkan remaja dari ujung kaki hingga ujung kepala. Melihat isi dari Distro sama halnya kita melihat perkembangan gaya busana remaja yang sedang populer pada saat ini karena apa yang di sediakan dan dilihat pada display distro, itu pula yang sedang menjadi kesukaan remaja saat ini dalam memilih model pakaian. Inilah sebuah Fenomena yang secara tidak sadar ikut meramaikan berbagai macam perubahan yang ada di Indonesia.

Secara jujur, Distro secara langsung atau tidak langsung juga memberikan dampak positif untuk perkembangan mode dan perekonomian di Indonesia. Distro bukan hanya sebagai sebuah pilihan mode pakaian namun juga menjadi sebuah pilihan dalam membuka sebuah peluang usaha baru. Dan yang cukup menggembirakan dari fenomena ini adalah pemilik sebagian besar dari distro di Indonesia adalah mereka yang masih muda. Ini akan mempunyai dampak pembelajaran kemandirian untuk bangsa Indonesia yang sudah terkenal dengan gudang sejuta anak muda tanpa pekerjaan. Keberadaan dan perkembangan distro akan membuka banyak sekali lapangan kerja yang tentu saja hal tersebut akan otomatis meningkatkan kualitas hidup rakyat. Dampak positif lain dari Distro adalah para remaja kini bisa bergaya dengan model pakaian terkini yang mereka sukai tanpa harus banyak mengeluarkan isi dalam dompet mereka. Kualitas produk dari Distro tidak kalah dengan produk yang terpampang pada butik atau tempat perbelanjaan busana lainnya.

Yang menjadi hal yang menarik lagi ketika kita berkunjung ke salah satu distro adalah penataan tempat, barang maupun tata cahaya yang di setting dengan sangat menarik. Lahan distro yang kebanyakan tidak terlalu besar dan luas bisa disulap menjadi tempat berbelanja busana yang sangat nyaman untuk para calon pembeli yang berkunjung dengan variasi warna yang menarik untuk memberi kenyamanan setiap orang yang datang untuk membeli atau sekedar mencari tahu tren busana anak muda jaman sekarang. Sepatu, baju, kaos, sabuk, dompet, topi dll di jual dengan harga yang disesuaikan dengan isi dompet remaja. Inilah yang membuat distro semakin berkembang dan semakin menarik simpati para remaja di kota-kota besar Indonesia.

Walaupun dengan segudang citra positif yang termuat dalam perkembangan Distro di Indonesia tetap saja ada sesuatu kekhawatiran yang berkembang yaitu para remaja menjadi sedikit konsumerisme dalam berbelanja sebuah produk yang mereka sukai. Kekhawatiran yang lain adalah remaja yang terlalu fokus mendandani fisik mereka semata. Namun secara keseluruhan perkembangan distro di Indonesia tetap memberikan pengaruh positif bagi perkembangan dunia fashion, gaya busana hingga membei pembelajaran tentang sebuah kemandirian mendirikan usaha.

Friday, 15 March 2013

Mengenal Jenis Jenis Sablon



1. Rubber
Yang paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. Untuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama.
yang ini favorid agan-agan di FJB

2. Pigmen
Ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam kain.

3. Plastisol
Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan sinar infra merah.

4. Glow in the dark
Cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol.

5.Reflektif
Cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M.

6. Discharge
Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan.

7. Flocking
Cat dengan bentuk jadi seperti beludru.

8. Foam atau cat timbul
Di dunia garment international biasa disebut dengan puff print. Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.

Perbedaan cotton combed 20s,24s,30s Pada Kaos


Cotton Combed 20S, 24S, 30S, Dan 40S Pada Kaos?

Bagi kita yang sering jual beli online kemungkinan pernah membeli kaos atau t shirt. Nah pernahkah Anda menemukan bahwa saat si penjual menawarkan kaosnya, mereka sering memberi penjelasan bahwa kaosnya menggunakan bahan Cotton Combed 24s atau cotton combed 30s ? Nah apakah Anda sudah mengerti istilah Cotton Combed 20s, 24s, 30s, atau 40s. Apa arti Cotton Combed dan angka-angka tersebut?


Cotton Combed :
Serat benang lebih halus. Maksudnya combed itu adalah proses pemilahan kapas dengan cara disisir atau comb. Hasilnya bukan tampak serat lebih halus tapi serat kapas yang lebih panjang dan jarang ada nap (sambungan kapas dalam pilinan benang). Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata.


Angka-Angka :
Secara umum, semakin kecil angka yang tertera semakin tebal bahan kaos yang dimaksud. Walaupun demikian, tidak ada standar yang pasti di antara para produsen bahan katun, sehingga Cotton Combed 20s dari produsen A bisa berbeda ketebalannya dengan bahan Cotton Combed 20s dari produsen B atau C.

Angka 20, 24, 30, dan 40 mengacu pada tipe benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kaos. 

Benang 20 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 180 – 220 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal (single knit). 

Benang 24 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 170 – 210 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal (single knit). 

Benang 30 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 140 – 160 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 210 – 230 gr/m2. 

Benang 40 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 110 – 120 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal (single knit). Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 180 – 200 gr/m2.

Akhir akhir ini untuk kaos distro sudah beralih ke cotton combed 30s dan 40s, karena bahan yang sangat nyaman di pakai dan bahan yang lebih tipis.